Halaman

Televisi Digital dan Televisi Analog

Kamis, 19 November 2015
Televisi merupakan salah satu media hasil dari berkembangnya teknologi komunikasi, seiring perkembangannya saat ini media televisi telah menjadi salah satu media paling diminati oleh masyarakat luas. Televisi atau sering disingkat dengan TV ini mengalami perkembangan yang cukup cepat, terbukti dari lahirnya TV digital yang berawal dari TV analog terlebih dahulu, kita khalayak media kembali dikenalkan dengan era TV digital yang tentunya menawarkan kualitas yang lebih tinggi, baik dari audio maupun visualnya dari pada TV analog biasanya.

Perbedaan dari kedua tipe Televisi ini sebenarnya menurut pendapat saya sangat kontras ataupun sangat jelas jika dilihat dari sisi kualitas dan kuantitasnya karna TV digital merupakan perkembangan teknologi komunikasi terbaru dan TV analog adalah tipe Televisi yang boleh dikatakan sudah lama. Namun perbedaan disisi lain itu pasti ada didalam kedua jenis tipe televisi ini.

• Televisi Digital
Televisi digital atau penyiaran digital adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi. Jenis penyiaran ini mempunyai kualitas frekuensi penyiaran yang tinggi dan kelebihan lainnya. Desain dan implementasi sistem siaran TV digital (terutama) ditujukan pada peningkatan kualitas gambar. TV digital memungkinkan pengiriman gambar dengan akurasi dan resolusi tinggi. Sistem TV digital mampu menghasilkan penerimaan gambar yang jernih, stabil, dan tanpa efek bayangan atau gambar ganda, walaupun pesawat penerima berada dalam keadaan bergerak dengan kecepatan tinggi. Sistem TV digital tidak mengenal gambar tidak jelas, gambar ganda (ghost), dan kualitas gambar buruk lainnya, karena pada teknik digital hanya dikenal Gambar bagus atau tidak ada sama sekali.

Adapun kelebihan dari kualitas frekuensi penyiaran digital adalah Meningkatnya penyelenggaraan televisi dimasa depan dapat diantisipasi dengan suatu terobosan kebijakan dalam pemanfaatan spektrum frekuensi. Penyelenggara televisi digital berfungsi sebagai operator penyelenggara jaringan televisi digital, sedangkan program atau content disediakan oleh operator yang khusus menyelenggarakan jasa program/content televisi digital (operator lain). Dari aspek regulasi, terdapat izin penyelenggara jaringan dan izin penyelenggara jasa program/content sehingga dapat menampung banyak perusahaan baru yang bergerak dibidang penyelenggaraan televisi digital.

Bentuk penyelenggaraan sistem penyiaran di era digital mengalami perubahan baik dari pemanfaatan kanal maupun teknologi jasa pelayanannya. Pada pemanfaatan kanal frekuensi, terjadi efisiensi penggunaan kanal. Satu kanal frekuensi yang saat ini hanya bisa diisi oleh satu program saja nantinya bisa diisi antara empat sampai enam program sekaligus.

• Televisi Analog
 Sistem dari TV analog adalah mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase atau frekuensi dari sinyal. Dalam hal ini TV analog atau penyiaran analog mempunyai sifat yang mengenal gambar yang dihasilkan tidak jelas ataupun sering kali tidak ada gambarnya sama sekali dalam penanyangannya. Hal ini disebabkan karena sistem penyiaran dari TV analog itu sendiri yang sudah dijelaskan diatas yaitu system penyiaran dari TV analog adalah mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dari sinyal yang menyebabkan adanya gambar yang jelas dan tidak jelas.

TV analog memvariasikan frekuensi dari sinyal menyebabkan ada gambar yang jelas dan tidak jelas, sebagai contoh pada saat kita menyaksikan siaran dari TV analog kita sering menemukan tayangan dengan gambar yang jelek ataupun tidak jelas, lalu kita perlu memutar atau mengotak atik antenna sebagai media penangkap sinyal dari TV analog tersebut agar bisa mendapatkan gambar yang bagus, inilah praktek dari system penyiaran dari TV analog yang bervariasi dengan voltase dari sinyal tersebut.


• Perbedaan Televisi Digital Dan Televisi Analog
Pada kenyataannya, memang siaran digital mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan analog seperti kualitas gambar yang lebih baik dan konsisten, banyaknya data yang bisa dikirim serta berbagai macam data bisa kita kirim.
Sinyal yang dikirim melalui siaran digital tidak akan bermasalah seperti analog. Jika pada analog, semakin jauh dari pemancar maka sinyal akan lemah yang berakibat pada kualitas gambar. Berbeda dengan digital, selama TV bisa menerima sinyal (walaupun lemah), TV Digital akan tetap menghasilkan kualitas gambar yang bagus.

Berdasarkan pernyataan diatas bahwa Televisi digital atau penyiaran secara digital berbeda dengan penyiaran analog, dan yang menjadi perbedaan diantara keduanya adalah jika dilihat dari sisi system penyiaran sampai berimbas atau berujung kepada kualitas dan kuantitas audio dan visual yang dihasilkan dari dua tipe penyiaran ini.

Penyiaran secara analog menggunakan system penyiaran dengan cara mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dari sinyal, system penyiaran seperti ini tentunya mempunyai variasi dalam audio dan visual yang akan ditayangkan, selain itu penyiaran analog juga bergantung dengan jarak sinyal yang akan menghasilkan gambar dari tayangan tersebut secara berbeda-beda, dalam arti lain kejernihan gambar dari tayangan dari TV analog sangat bergantung pada jarak sinyal yang akan berimbas kepada kejernihan audio visual tayangannya.

Hal-hal yang bisa terjadi dalam penyiaran analog sangat tidak mungki terjadi pada penyiaran digital, hal inilah yang menjadi perbedaan mendasar keduanya. Dalam penyiaran digital yang bersistem atau mempunyai sifat modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke pesawat televisi sehingga gambar yang akan ditayangkan melalui pesawat televisi itu tidak akan rusak atau terjaga kejernihan audio dan visual yang dihasilkan. Penyiaran digital seperti yang sudah diterangkan diatas bahwa TV digital tidak mempunyai sifat perbedaan gambar dalam setiap tayangannya disetiap pesawat televisi dengan jarak yang berbeda-beda dengan arti luasnya gambar atau suara yang diterima pesawat televisi akan terjaga kualitasnya disetiap pesawat televisi yang berbeda-beda selagi ada sinyal walupun sedikit. Selain itu visual di sebuah TV digital akan dikompresi dan menghasilkan sebuah format MPEG-2 yang merupakan standar dari sebuah DVD dan hasilnya, tentu saja kualitas menjadi lebih baik.

kelebihan dari kualitas frekuensi penyiaran digital adalah Meningkatnya penyelenggaraan televisi dimasa depan dapat diantisipasi dengan suatu terobosan kebijakan dalam pemanfaatan spektrum frekuensi. Penyelenggara televisi digital berfungsi sebagai operator penyelenggara jaringan televisi digital, sedangkan program atau content disediakan oleh operator yang khusus menyelenggarakan jasa program/content televisi digital (operator lain). Dari aspek regulasi, terdapat izin penyelenggara jaringan dan izin penyelenggara jasa program/content sehingga dapat menampung banyak perusahaan baru yang bergerak dibidang penyelenggaraan televisi digital. Selain itu TV Digital juga bisa menghasilkan kualitas gambar biasa seperti yang ada saat ini. Dan tujuannya, dengan besar sinyal yang sama, stasiun TV Digital bisa menampilkan beberapa pilihan acara bagi khalayaknya. Jadi kita bisa melihat beberapa pilihan untuk ditonton, misal kuliner, wisata dan lainnya.
Intinya dengan TV Digital, satu stasiun TV bisa menampilkan beberapa pilihan untuk ditonton, tidak seperti Penyiaran analog, yang untuk menonton acara lain berarti kita harus berpindah ke stasiun TV lain. Hal-hal seperti inilah yang merupakan perbedaan yang amat mendasar dari kedua jenis penyiaran analog dan digital.

Penyajian TV Digital Kepada User
  • TV Digital digunakan untuk siaran interaktif. Masyarakat dapat membandingkan keunggulan kualitas siaran digital dengan siaran analog serta dapat berinteraksi dengan TV Digital.
  • Teknologi siaran digital menawarkan integrasi dengan layanan interaktif dimana TV Digital memiliki layanan komunikasi dua arah layaknya internet.

  • Siaran televisi digital terestrial dapat diterima oleh sistem penerimaan televisi tidak bergerak maupun sistem penerimaan televisi bergerak. Kebutuhan daya pancar televisi digital yang lebih kecil menyebabkan siaran dapat diterima dengan baik meski alat penerima siaran bergerak dalam kecepatan tinggi seperti di dalam mobil dan kereta.
  • TV Digital memungkinkan penyiaran saluran dan layanan yang lebih banyak daripada televisi analog. Penyelenggara siaran dapat menyiarkan program mereka secara digital dan memberi kesempatan terhadap peluang bisnis pertelevisian dengan konten yang lebih kreatif, menarik, dan bervariasi.      

  • Cara Produksi
Menurut cara produksinya, TV Analog dan TV Digital berbeda dalam hal berikut:
Perangkat TV Analog menggunakan tabung katoda sebagai display, sementara TV Digital menggunakan panel layar datar seperti LCD, plasma, atau LED. Akibatnya, TV Analog cenderung lebih besar dan tebal dibandingkan dengan TV Digital. TV Analog juga mengonsumsi daya yang lebih banyak dibandingkan dengan TV Digital.
Resolusi perangkat TV Digital bisa diatur di angka 480p (SD = Standar Definition) atau bahkan di 780p atau 1080i / p yang dikenal sebagai HD atau high definition. HD memungkinkan untuk meningkatkan ukuran TV tanpa mengorbankan kualitas gambar pada layar. TV Analog menggunakan resolusi SD. Meskipun telah ada upaya untuk mengimplementasikan HDTV untuk TV Analog, akan tetapi persyaratan dalam hal bandwidth yang terlalu besar sehingga tidak mungkin diterapkan.
Dalam produksinya, TV Analog biasanya terbatas pada ukuran di bawah 30 inci karena membuat ukuran layar lebih besar menimbulkan tantangan yang lebih besar tanpa keuntungan nyata dalam kualitas gambar. Sementara TV Digital telah berkembang hingga dapat memiliki layar dengan ukuran lebih dari 50 inci.

Referensi:



Read more ...

Penerapan New Media ke dalam Intenet

Minggu, 04 Oktober 2015
Sekarang , teknologi yang sangat vital untuk media informasi adalah internet, dengan internet kita mampu melihat dunia dengan 1 posisi saja. Namun banyak pengguna internet saat ini tidak mengetahui sama sekali tentang bagaimana teknologi ini dikembangkan dan siapa yang merintisnya.

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), dengan komputer yang berbasis UNIX, ARPANET menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972, setelah itu menjadi Internet.

Di dalam dunia internet, saat ini sedang bergejolaknya penggunaan NEW MEDIA. New media adalah salah satu bentuk pengembangan teknologi internet, yang menampilkan informasi namun dalam bentuk tulisan, gambar, suara, atau bahkan video. Selain itu, fungsi lain dari hanya sekedar memberikan informasi yaitu adanya bagian untuk memberikan komentar. Sehingga pembaca atau penerima informasi bisa memberikan lagi komentar ( kritik atau saran ) mengenai informasi tersebut. Tentu saja hal ini berguna untuk terus meningkatkan kinerja sistem informasi melalui internet. Contoh dari new media yang berkembang saat ini adalah youtube, 4shared, detik, gen fm, dan masih banyak lagi.

Istilah New Media sendiri baru muncul pada akhir abad 20 yang dipakai untuk menyebut sebuah media baru yang menggabungkan media-media konvensional dengan Internet. Mengapa Internet? Itu karena New Media memegang kemungkinan akses on-demmand untuk semua content kapan pun kita mau.

Internet sendiri telah membuat revolusi dunia komputer dan dunia komunikasi yang tidak pernah diduga sebelumnya.Penemuan telegram, telepon, radio, dan komputer merupakan rangkaian kerja ilmiah yang menuntun menuju terciptanya Internet yang lebih terintegrasi dan lebih berkemampuan dari pada alat-alat tersebut. Internet memiliki kemampuan penyiaran ke seluruh dunia, memiliki mekanisme diseminasi informasi, dan sebagai media untuk berkolaborasi dan berinteraksi antara individu dengan komputernya tanpa dibatasi oleh kondisi geografis.

Dalam hal ini, internet mempunyai banyak kegunaan yang menguntungkan dalam berbagai bidang (bisnis, akademis, pemerintahan, organisasi, dsb) antara lain :
  1. Informasi yang didapatkan lebih cepat dan murah dengan menggunakan berbagai aplikasi antara lain : email, NewsGroup, www, FTP.
  2. Mengurangi biaya kertas dan biaya distribusi, contoh : koran, majalah dan brosur.
  3. Sebagai media promosi, contoh : pengenalan dan pemesanan produk.
  4. Komunikasi interaktif, meliputi : email, dukungan pelanggan dengan www, video, conferencing, internet relay chat, internet phone.
  5. Sebagai alat untuk research dan development.

Internet sendiri saat ini tidak memiliki batasan umur untuk digunakan, sehingga kita sendirilah yang wajib memantau anggota keluarga atau teman - teman kita agar jauh dari penyalahgunaan internet. Salah satu bentuk penyalahgunaan internet yaitu memberikan share informasi mengenai sesuatu yang seharusnya tidak pantas diinformasikan. Dan akhirnya informasi tersebut sampailah kepada pihak - pihak yang tidak perlu atau bahkan belum pantas mengetahui informasi tersebut.

Penerapan new media dalam internet pada zaman sekarang ini sudah sangat pesat. sudah banyak media media yg bisa digunakan untuk membantu user dalam pencarian informasi , dunia hiburan, edukasi dan sebagainya. Jejaring sosial seperti facebook, twitter, plurk, myspace dll juga sudah menerapkan new media.

Contohnya saja myspace, dengan myspace kita bisa mengupload video, dan menshare-nya seperti pada sebuah web blog, akan tetapi blogging bukan merupakan bisnis utama dalam MySpace. Anggota jejaring ini bisa melihat tampilan video di MySpace via ponsel. Bahkan, penggunaan video mobile MySpace bisa mengalahkan video streaming YouTube. MySpace termasuk jejaring sosial yang penuh aplikasi. Sampai Maret 2008, 2,1 juta aplikasi diinstal ke komunitas MySpace. Salah satunya, truth box untuk komunikasi. Dalam sehari, tercatat sekitar 117 juta pengunjung menyambangi MySpace. Sampai awal tahun 2008 anggota MySpace paling banyak bermukim di AS. Namun, di Indonesia situs ini tidak begitu populer.

Jadi kesimpulannya new media adalah sebuah media yang memudahkan kita dalam berhubungan dengan dunia luar melalui internet Sebagai contoh kita tidak mempunyai waktu untuk menonton film yang sangat kita gemari di bioskop karena jadwal kuliah yang sangat padat. Dengan adanya penerapan new media, kita tidak usah sampai bolos kuliah atau mengabaikan tugas-tugas hanya untuk menonton film tersebut, kita cukup mendownload film tersebut (apabila sudah tersedia) di internet atau kita dapat menontonnya langsung lewat youtube.
Read more ...

Penggunaan dan Pemanfaatan Internet

Minggu, 04 Oktober 2015

Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet, yaitu :

1.   Sebagai “Perpustakaan Online”
Maksudnya, dengan menggunakan internet kita dapat mencari informasi apapun dengan mudah, kapan saja, dan dimanapun, tanpa memakan biaya berlebih karena adanya Google atau Wikipedia user.

2.   Dapat digunakan sebagai “Bisnis Online”
Banyak orang yang menggunakan internet sebagai lahan untuk mencari uang atau mendapat keuntungan secara online. Misalnya berjualan suatu produk lewat media sosial Facebook, atau media sosial lainnya.

3.   Sebagai Sarana Komunikasi
Dengan adanya media sosial yaitu Facebook dan Twitter, orang-orang diseluruh dunia bisa terhubung secara online tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

4.   Sebagai Sarana Hiburan
Penyediaan Game Online di internet, dapat menjadi hiburan untuk anak muda masa kini yang membutuhkan refreshing otak.

5.      Adanya E-book
Dengan adanya e-book, buku-buku yang harganya cukup mahal bisa kita minimalisir dengan mendownload di e-book.

Selain itu, internet juga sangat memberi manfaat bagi dunia pendidikan, yaitu :

1.   Kemampuan dan kecepatan dalam komunikasi, bahkan sekarang telah dimungkinkan menggunakan peralatan berbasis multimedia dengan biaya yang relatif murah sehingga dimungkinkan untuk melaksanakan pendidikan jarak jauh.

2.   Ketersediaan informasi yang up to date telah mendorong tumbuhnya motivasi untuk membaca dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi di berbagai belahan dunia.

3.   Adanya fasilitas untuk membentuk dan melangsungkan diskusi kelompok (news group) sehingga akan mendorong peningkatan intensitas kajian Iptek.

4.   Melalui Web pendidikan, proses belajar mengajar dapat dilakukan secara dinamis, tidak tergantung waktu dan ruang pertemuan. Semua materi belajar dapat diperoleh dengan mudah pada situs-situs pendidikan yang tersedia. Dengan demikian biaya pendidikan dapat ditekan serendah mungkin karena peserta didik tidak perlu menanggung uang gedung lagi.

5.   Melalui E-mail, konsultasi dapat dilakukan secara pribadi antar peserta didik dan pendidik ataupun dengan rekan lainnya.
Read more ...

Komentar Terakhir